Bisnis

Topics Covered: Seskab Teddy: CEO GoTo Komitmen Terapkan Kebijakan Prabowo Soal Pendapatan Pengemudi Gojek

Komitmen GoTo Dukung Kebijakan Prabowo untuk Tingkatkan Pendapatan Pengemudi Topics Covered - Jakarta, Jumat (22/5/2026) - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy

Desk Bisnis
Published Mei 24, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Komitmen GoTo Dukung Kebijakan Prabowo untuk Tingkatkan Pendapatan Pengemudi

Topics Covered – Jakarta, Jumat (22/5/2026) – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan komitmen GoTo dalam menerapkan kebijakan yang diusung Presiden Prabowo Subianto terkait peningkatan pendapatan pengemudi daring. Pertemuan antara pemerintah dan pemimpin perusahaan GoTo, Hans Patuwo, menjadi fokus utama pembahasan strategi mengoptimalkan penghasilan para pengemudi di tengah dinamika ekonomi digital.

Kebijakan Prabowo dan Langkah GoTo

Topics Covered – Pada kesempatan tersebut, Teddy menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk menciptakan sistem yang adil. “Kebijakan Presiden Prabowo menargetkan peningkatan pendapatan pengemudi dari 80 persen menjadi 92 persen per transaksi. GoTo berkomitmen mendukung target ini dengan mengubah pola bisnis dan memastikan keuntungan berkelanjutan,” kata Teddy. Ia menambahkan bahwa ini adalah langkah strategis untuk memperkuat keberlanjutan ekonomi kerakyatan.

Menurut Hans Patuwo, GoTo memiliki jaringan pengemudi yang mencakup 800.000 hingga 1 juta pengguna aktif. “Pengemudi GoTo telah tumbuh hingga 3 juta orang sejak awal perusahaan beroperasi, termasuk yang masih bekerja, sementara, dan yang telah pensiun,” jelasnya. Patuwo menyoroti bahwa kebijakan yang diusung Presiden akan memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan pengemudi, khususnya di daerah-daerah yang belum merata aksesnya.

Keseimbangan Antara Kesejahteraan dan Pertumbuhan Bisnis

Topics Covered – Teddy menyampaikan bahwa kebijakan Prabowo berusaha menciptakan keseimbangan antara perlindungan pengemudi dan pertumbuhan usaha. “Kita perlu memastikan bahwa pengemudi mendapat keuntungan yang layak, sementara aplikator tetap bisa berkembang secara ekonomi,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa pendapatan pengemudi menjadi indikator kunci keberhasilan transformasi ekonomi digital di Indonesia.

“Peningkatan kesejahteraan pengemudi daring harus seiring dengan keberlanjutan bisnis. Kebijakan ini tidak hanya berdampak pada pendapatan, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat ekosistem kerja yang adil,” kata Teddy pada Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki kondisi ekonomi secara holistik, termasuk mengurangi kesenjangan antara pekerja online dan sektor formal.

Topics Covered – Kebijakan Prabowo juga melibatkan perubahan struktur pembagian keuntungan antara pengemudi dan platform. “Pemerintah akan bekerja sama dengan GoTo untuk meninjau ulang mekanisme kompensasi dan menambahkan insentif tambahan,” tambah Teddy. Ia menyoroti bahwa keberlanjutan bisnis GoTo menjadi faktor penting dalam mengakselerasi peningkatan pendapatan pengemudi.

Analisis terkini menunjukkan bahwa 80 persen pendapatan transaksi aplikasi layanan daring masih dialokasikan ke platform, sedangkan pengemudi hanya mendapatkan sekitar 20 persen. Dengan kebijakan ini, distribusi pendapatan akan lebih merata, sehingga meningkatkan motivasi dan kualitas pelayanan. Teddy memastikan pemerintah akan terus memantau implementasi kebijakan tersebut dalam beberapa bulan ke depan.

Leave a Comment