Regional

Soal LCC 4 Pilar MPR RI – SMAN 1 Sambas Sempat Unggah Pernyataan Sikap lalu Dihapus

SMAN 1 Sambas Hadirkan Pernyataan Sikap yang Dihapus Setelah Kontroversi LCC Empat Pilar Soal LCC 4 Pilar MPR RI - Prestasi SMAN 1 Sambas sebagai pemenang LCC

Desk Regional
Published Mei 12, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

SMAN 1 Sambas Hadirkan Pernyataan Sikap yang Dihapus Setelah Kontroversi LCC Empat Pilar

Soal LCC 4 Pilar MPR RI – Prestasi SMAN 1 Sambas sebagai pemenang LCC Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat telah menjadi perbincangan luas setelah muncul ketegangan selama pelaksanaan lomba. Pemenang pertama ini sempat diunggah ke media sosial oleh sekolah, namun tidak lama kemudian diketahui telah dihapus. Kemenangan mereka menjadi sorotan publik terutama setelah beredar video potongan pertandingan yang memicu diskusi masyarakat tentang keputusan juri dalam menilai karya peserta.

Kontroversi dalam Penilaian dan Respons Sekolah

Kontroversi bermula saat sesi pertanyaan soal pemilihan anggota BPK, dengan Regu C SMAN 1 Pontianak sebagai jawab pertama. Siswa dari regu tersebut menyatakan bahwa anggota BPK dipilih DPR dengan pertimbangan dari DPD dan diresmikan oleh Presiden. Meski demikian, keputusan juri terhadap skor yang diberikan menuai pro-kontra di media sosial.

“Kami SMAN 1 Sambas menegaskan sikap untuk sepenuhnya mendukung dan menghormati setiap keputusan yang telah ditetapkan. Kami memastikan seluruh tahapan lomba telah diikuti dengan tertib, jujur, dan sesuai ketentuan yang berlaku,”

Kepala sekolah mengakui bahwa pihaknya pernah merilis pernyataan resmi sebagai upaya mengendalikan opini masyarakat. Namun, pernyataan tersebut kemudian ditarik kembali. Dalam draf yang beredar, sekolah menegaskan komitmen terhadap nilai pendidikan, integritas, dan sportivitas dalam partisipasi mereka di LCC 4 Pilar, dari tingkat kabupaten hingga nasional.

Sebelumnya, LCC Empat Pilar Kalbar 2026 digelar di Pontianak pada Sabtu. Kegiatan ini diikuti oleh sembilan sekolah menengah atas. Tiga sekolah, termasuk SMAN 1 Pontianak, SMAN 1 Sambas, dan SMAN 1 Sanggau, lolos ke babak final. Polemik terkait penilaian juri dan MC menjadi fokus utama masyarakat, yang berujung pada keputusan MPR RI nonaktifkan dewan juri serta MC. Pernyataan sikap sekolah dianggap sebagai respons untuk menjaga citra lembaga pendidikan dalam konteks lomba tingkat nasional.

Leave a Comment