Sport

What Happened During: Menpora Optimistis Todotua Pasaribu Pimpin Kontingen Indonesia Raih Prestasi di Asian Games 2026

Menpora Optimistis Todotua Pasaribu Pimpin Kontingen Indonesia Raih Prestasi di Asian Games 2026 What Happened During – JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga

Desk Sport
Published Juni 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Menpora Optimistis Todotua Pasaribu Pimpin Kontingen Indonesia Raih Prestasi di Asian Games 2026

What Happened During – JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir memberikan dukungan penuh kepada Todotua Pasaribu yang ditunjuk sebagai Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026. Penunjukan ini bertujuan mengoptimalkan persiapan dan kinerja atlet dalam ajang olahraga multievent terbesar di Asia, yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Proses Penunjukan dan Harapan Menpora

Pengumuman penunjukan Todotua Pasaribu sebagai CdM dilakukan oleh Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, pada hari Senin, 15 Juni 2026. Menpora Erick Thohir menilai posisi ini kritis dalam mengkoordinasikan upaya pemerintah dan organisasi untuk memastikan kontingen Indonesia siap meraih prestasi maksimal di Asian Games 2026. “What Happened During, tugas ini akan menjadi batu loncatan penting dalam menilai kemajuan pembinaan olahraga nasional,” tutur Menpora.

Menpora menyampaikan keyakinan bahwa Todotua Pasaribu, dengan pengalaman di sektor pemerintahan dan olahraga, mampu menjadi penghubung efektif antara pemerintah, atlet, dan sponsor. “What Happened During, ia dikenal memiliki kemampuan manajerial dan koordinasi lintas sektor yang luar biasa, sehingga diharapkan dapat memperkuat visi nasional dalam mencapai target-target besar olahraga Indonesia,” jelas Menpora.

Profil Todotua Pasaribu dan Kontribusi Olahraga

Todotua Pasaribu saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi serta Wakil Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Meski fokusnya di bidang pemerintahan, ia tetap aktif dalam dunia olahraga, khususnya cabang bola basket. Sebagai pendiri klub profesional Kesatria Bengawan Solo, Todotua memiliki pengalaman langsung dalam mengelola tim dan meningkatkan kualitas pemain.

Sebelumnya, Todotua juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan olahraga nasional, termasuk sebagai anggota aktif di Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi). Perannya dalam olahraga tidak hanya terbatas pada pemain atau pelatih, tetapi juga berperan sebagai pengambil kebijakan yang memperkuat ekosistem olahraga Indonesia. “What Happened During, keseriusan dalam pengembangan olahraga harus terus dipertahankan, terutama menjelang ajang bergengsi seperti Asian Games 2026,” tegas Menpora.

Menpora menambahkan bahwa pengalaman Todotua dalam mengelola proyek dan kerja sama lintas sektor akan membantu mengoptimalkan penugasan CdM. Dalam perannya ini, ia diharapkan bisa mengawasi pengaturan logistik, kesehatan atlet, serta memastikan semangat persatuan dalam kontingen. “What Happened During, ini adalah momentum untuk membangun kepercayaan dan kerja sama yang solid antara semua pihak,” pungkasnya.

Kesiapan Kontingen dan Target Prestasi

Asian Games 2026 akan menjadi ujian nyata bagi kemampuan pengelolaan olahraga Indonesia. Menpora Erick Thohir menegaskan bahwa keberhasilan kontingen dalam ajang ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan program pembinaan jangka panjang. “What Happened During, kita perlu memastikan semua aspek siap secara maksimal, baik dari sisi latihan, teknis, maupun mental atlet,” jelasnya.

Menpora juga menyebutkan bahwa penunjukan Todotua Pasaribu bertujuan menggabungkan pengalaman di sektor pemerintahan dengan keahlian olahraga. “What Happened During, hal ini penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah dan lembaga olahraga, sehingga semua sumber daya bisa dialokasikan secara optimal,” terang Menpora. Ia menambahkan bahwa pencapaian di Asian Games 2026 akan menjadi dasar untuk meningkatkan daya saing Indonesia di Olimpiade Los Angeles 2028.

Kontingen Indonesia diharapkan bisa menorehkan prestasi sejajar dengan negara-negara lain di Asia. Dengan kepemimpinan Todotua Pasaribu, Menpora yakin program pelatihan dan pelibatan semua pihak akan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan atlet nasional. “What Happened During, ini bukan hanya tantangan, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kemajuan olahraga Indonesia di kancah internasional,” pungkas Menpora.

“What Happened During, Asian Games 2026 merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun olahraga Indonesia secara komprehensif. Dengan kepemimpinan CdM Todotua Pasaribu, kita yakin bisa mencapai target prestasi yang lebih baik,” ujar Menpora Erick Thohir. “Saya percaya, dengan pengelolaan yang baik, kontingen Indonesia akan menorehkan sejarah baru di ajang ini.”

Leave a Comment