Bisnis

Solving Problems: Dari Booth Container Pinggir Jalan, Endang Buktikan Agen BRILink Bisa Jadi Tulang Punggung Keluarga

Endang Buktikan Agen BRILink Bisa Jadi Tulang Punggung Keluarga Solving Problems: Momen Pemulihan Usaha dari Tengah Keterpurukan Solving Problems tidak hanya

Desk Bisnis
Published Juni 23, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Endang Buktikan Agen BRILink Bisa Jadi Tulang Punggung Keluarga

Solving Problems: Momen Pemulihan Usaha dari Tengah Keterpurukan

Solving Problems tidak hanya menjadi konsep abstrak, tapi nyata dalam kisah Endang, seorang ibu rumah tangga yang menjalankan usaha agen BRILink di Desa Jurangjero, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Dengan booth container yang sederhana namun strategis, Endang berhasil memulihkan perekonomian keluarganya setelah mengalami tantangan berat pada masa pandemi. Sebagai wirausaha perempuan yang berjuang keras, ia menunjukkan bahwa solving problems bisa dilakukan melalui inovasi dan ketekunan.

Pada awal 2023, Endang memutuskan untuk bergabung dengan BRILink setelah melalui proses seleksi yang ketat. Sebelumnya, ia pernah mengelola konter pulsa dan penjualan aksesori ponsel sejak tahun 2013. Namun, pandemi menghantam bisnisnya secara signifikan, membuatnya harus berhenti sementara dan menghadapi tantangan finansial yang berat. Di tengah kesulitan tersebut, Endang tetap berusaha memecahkan masalah dengan memanfaatkan peluang baru yang ditawarkan perbankan.

Setelah seorang suami meninggal dunia akibat virus Corona, Endang menjadikan bisnis BRILink sebagai cara untuk mengatasi krisis ekonomi keluarga. Ia menjelaskan bahwa keputusan memulai ulang usaha didasari oleh keinginan untuk menyelesaikan masalah yang mengancam kebutuhan dua anaknya. “Saya berpikir, jika tidak melanjutkan, keluarga akan lebih sulit lagi. Solving Problems harus dimulai dari yang terkecil,” katanya dalam wawancara dengan Tribunnews.

“Saya menuturkan, suami saya terpapar virus Corona, sehingga bisnis sempat tutup selama hampir dua tahun. Lalu, saya kembali membuka usaha karena merasa sayang jika tidak dilanjutkan,”

Persiapan dan Proses Penyaluran Mesin EDC yang Berat

Membuka usaha BRILink bukanlah hal mudah bagi Endang. Sebagai perempuan berjilbab, ia harus melewati berbagai tahapan administrasi dan survei lokasi yang ketat. Meski persyaratannya sederhana, prosesnya justru memakan waktu hampir setahun. Endang berbagi pengalaman bahwa banyak wirausaha pemula merasa bingung dengan dokumen-dokumen yang harus dipenuhi. “Banyak orang mengira mudah, tapi solving problems di sini membutuhkan kesabaran dan kejelian,” ujarnya.

BRI memberikan kepercayaan kepada Endang setelah ia menunjukkan komitmen dan kemampuan dalam memenuhi standar operasional. Pada April 2025, Agen BRILink Rava—yang diambil dari nama anaknya—resmi beroperasi. Booth container yang ia dirikan tidak hanya menjadi tempat transaksi, tapi juga menjadi pusat kegiatan komunitas sekitar. Endang menjelaskan bahwa model ini efektif untuk memecahkan masalah ruang, karena usahanya berdiri di atas lahan milik keluarga kerabat, sehingga tidak bisa menggunakan bangunan permanen.

Berkat layanan BRILink, Endang berhasil mengatasi keterbatasan fisik booth container dengan menyediakan solusi perbankan yang praktis. Ia menjelaskan bahwa mesin EDC yang diberikan BRI membantu masyarakat mengakses layanan seperti transfer uang, pembayaran tagihan, dan penarikan tunai dengan cepat. “Ini membantu masyarakat yang ingin menyelesaikan masalah keuangan tanpa harus jauh ke kota,” tambahnya. Sejak beroperasi, usahanya menjadi solusi alternatif bagi warga Desa Jurangjero yang membutuhkan akses perbankan yang mudah dan nyaman.

Usaha Endang juga menunjukkan dampak positif terhadap ekonomi lokal. Dengan adanya agen BRILink, warga sekitar bisa memanfaatkan peluang usaha tambahan, seperti menjadi penjaga booth atau penjual produk kecil. Endang mengatakan bahwa kisahnya bisa menjadi inspirasi bagi wirausaha lain, terutama yang menghadapi tantangan dalam solving problems sehari-hari. “Kalau tidak menyerah, solusi selalu ada. Yang penting, kita mau belajar dan terus beradaptasi,” pungkasnya.

Seiring waktu, Agen BRILink Rava kini menjadi simbol ketahanan ekonomi di tengah keterbatasan infrastruktur. Endang berharap bisnisnya bisa terus berkembang, bukan hanya sebagai tulang punggung keluarganya, tapi juga sebagai bagian dari upaya membangun komunitas yang lebih mandiri. Dengan mendirikan usaha dari booth container pinggir jalan, ia menunjukkan bahwa solving problems tidak hanya tentang mengatasi masalah, tapi juga tentang menciptakan solusi yang bisa berdampak luas.

Leave a Comment