Internasional

New Policy: Ternyata Maung Garuda Prabowo 3 Ton ke Filipina Diangkut Airbus A400M TNI AU

Pembawa Kehadiran Maung Garuda di Filipina Dipilih Pesawat TNI AU New Policy - JAKARTA — Saat Presiden Prabowo Subianto menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu

Desk Internasional
Published Mei 11, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Pembawa Kehadiran Maung Garuda di Filipina Dipilih Pesawat TNI AU

New Policy – JAKARTA — Saat Presiden Prabowo Subianto menghadiri KTT ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, masyarakat pun tertarik mengetahui keberadaan kendaraan taktis khusus kepresidenan berupa Maung Garuda MV3 Limousine. Kendaraan berwarna putih dengan desain gagah dan elegan ini justru dibawa langsung dari Jakarta melalui pesawat angkut besar Airbus A400M milik Angkatan Udara TNI. Hal ini menjadi langkah penting dalam memperkenalkan kemampuan industri pertahanan nasional ke panggung internasional.

Spesifikasi dan Tantangan Transportasi

Maung Garuda memiliki bobot sekitar 2,95 ton, diiringi lapisan komposit anti-peluru yang mampu menahan tembakan kaliber 7,62 mm. Kaca kendaraan memenuhi standar B5/B6, sementara ban RFT memungkinkan kendaraan tetap berjalan meski dalam kondisi bocor. Untuk menembus rintangan fisik, ukuran kendaraan yang mencapai panjang 5,05 meter dan lebar 2,06 meter memerlukan alat transportasi khusus. Airbus A400M, dengan mesin turboprop dan kapasitas kargo besar, menjadi pilihan ideal untuk membawa unit ini ke luar negeri.

Langkah ini menciptakan catatan baru bagi Indonesia, karena merupakan pertama kalinya mobil produksi dalam negeri digunakan penuh dalam agenda resmi internasional. Mobil karya PT Pindad (Persero) ini telah mendarat di Filipina sejak 4 Mei 2026 sebagai bagian dari operasional dukungan presiden. Setelah KTT selesai, Maung akan kembali ke Jakarta dengan pengawalan pesawat angkut yang sama.

“Kehadiran Maung di forum internasional bukan sekadar alat transportasi, tetapi simbol kemajuan industri nasional dan kemandirian Indonesia,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam pernyataannya, Minggu (10/5/2026).

Reaksi positif terhadap kehadiran Maung juga datang dari Menteri Luar Negeri Sugiono. Ia mengatakan, respons rekan-rekan pemimpin negara lain terhadap kendaraan buatan dalam negeri ini sangat baik. “Ini membuktikan kita mampu memproduksi mobil sendiri, dan dihargai oleh negara-negara ASEAN,” tambah Sugiono.

Presiden Prabowo mengangkut Maung ke Filipina sebagai bentuk dukungan terhadap jalur perdagangan yang menjadi fokus diskusi dalam KTT. Kehadiran kendaraan ini menegaskan komitmen Indonesia untuk meningkatkan kapasitas logistik dan kemampuan industri pertahanan di tingkat global.

Leave a Comment