Dikejar Kelompok Bersajam di Tambora, Pemuda Bonceng Tiga Tabrak Tiang Lalu Kabur
Dikejar Kelompok Bersajam di Tambora – Kawasan Jalan Bandengan, Tambora, Jakarta Barat, menjadi sorotan jagat media sosial setelah terjadi insiden kejar-kejaran mencekam yang diabadikan dalam video amatir. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 04.48 WIB, di mana sekelompok pemuda berbonceng tiga terlibat dalam aksi berbahaya setelah diburu oleh pelaku yang membawa senjata tajam.
Dalam rekaman yang beredar, sepeda motor matik melaju kencang sebelum kehilangan kendali, oleng ke pinggir jalan, dan akhirnya menabrak tiang secara keras. Kecelakaan ini menyebabkan ketiga penumpangnya terjatuh ke aspal, namun mereka segera bangkit dan melarikan diri. Ironisnya, motor korban yang tertinggal langsung dijarah oleh gerombolan pelaku.
Peristiwa yang Membawa Keterlibatan Polisi
Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat, mengonfirmasi adanya kecelakaan tunggal akibat aksi kejar-kejaran tersebut. Meski demikian, proses penyelidikan masih menghadapi hambatan karena pelaku tidak menyerahkan diri.
“Kronologi pastinya belum bisa dipastikan dari kedua belah pihak. Karena sampai sekarang kami sudah mencari pemilik motor, dan belum ada yang mengakui sebagai pemilik motor tersebut,” ujar AKP Sudrajat saat dikonfirmasi awak media, Minggu (17/5/2026).
Langkah penegakan hukum semakin rumit setelah sepeda motor yang menjadi sumber peristiwa ini dibawa kabur dari lokasi. Hingga dua hari setelah kejadian, Polsek Tambora belum menerima laporan resmi dari masyarakat atau pihak yang dirugikan.
“Sejauh ini masih kami dalami ya, sepertinya tawuran. Karena sampai sekarang kami masih mencari pemilik motor dan belum ada laporan polisi yang masuk,” pungkas AKP Sudrajat.
Untuk memulihkan keamanan di wilayah Jakarta Barat, aparat kepolisian menegaskan komitmen mereka terus mengejar pelaku. Tim penyidik sedang mengumpulkan bukti dari CCTV sekunder serta menyisir area sekitar lokasi kejadian guna mengidentifikasi seluruh anggota komplotan pemuda yang menyebarkan kecemasan di masyarakat.
