Mpr Ri

Official Announcement: Juara LCC Empat Pilar MPR Kepri 2026, MAN Insan Cendekia Kota Batam Melaju ke Tingkat Nasional

Juara LCC Empat Pilar MPR Kepri 2026, MAN Insan Cendekia Kota Batam Melaju ke Tingkat Nasional Official Announcement - Kemenangan MAN Insan Cendekia Kota

Desk Mpr Ri
Published Mei 10, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

Juara LCC Empat Pilar MPR Kepri 2026, MAN Insan Cendekia Kota Batam Melaju ke Tingkat Nasional

Official Announcement – Kemenangan MAN Insan Cendekia Kota Batam dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi sorotan. Institusi pendidikan ini berhasil meraih posisi pertama setelah mengalahkan dua pesaing kuat, yakni SMA Negeri 1 Singkep dan SMAS Cahaya. Kemenangan ini membuka jalan bagi mereka untuk melangkah ke babak nasional yang akan digelar di Jakarta.

Final LCC Di Trans Convention Center

Pertandingan puncak LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Kepri berlangsung di Trans Convention Center, Tanjung Pinang, pada Sabtu (9/5/2026). Dalam laga tersebut, MAN Insan Cendekia Kota Batam tampil dominan, menempati peringkat teratas dengan total skor 95 poin. Sementara SMA Negeri 1 Singkep finis di urutan kedua dengan 80 poin, dan SMAS Cahaya di peringkat ketiga dengan 70 poin.

“Grup A dari SMA Negeri 1 Singkep total nilainya 80. Grup B dari SMAS Cahaya nilainya 70. Dan, grup C dari MAN Insan Cendekia Kota Batam total nilainya 95. Dengan demikian, MAN Insan Cendekia Kota Batam menjadi juara pertama pada final penyisihan LCC Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Riau dan melanjutkan ke babak final di Jakarta,” kata Dr. Wachid Nugroho, S.IP, M.IP, Kepala Biro Persidangan dan Pemasyarakatan Konstitusi Sekretariat Jenderal MPR RI.

Dalam babak final, peserta dari MAN Insan Cendekia Kota Batam dan SMA Negeri 1 Singkep memperebutkan gelar juara. LCC Empat Pilar MPR RI terbagi tiga tahap, yaitu babak wawasan, babak tematik, dan babak rebutan. MAN Insan Cendekia Kota Batam berhasil mengungguli pesaingnya di dua babak pertama, sementara SMA Negeri 1 Singkep menutup dengan hasil yang lebih baik di babak penutup.

Babak wawasan Empat Pilar menjadi titik awal keunggulan MAN Insan Cendekia Kota Batam. Dalam putaran ini, mereka meraih 45 poin, sedangkan SMA Negeri 1 Singkep hanya mendapat 25 poin. Di babak tematik, perbedaan skor tetap terpahat: MAN Insan Cendekia Kota Batam menambah keunggulan dengan 25 poin, sementara SMA Negeri 1 Singkep hanya meraup 15 poin. Meski dalam babak rebutan, SMA Negeri 1 Singkep mampu menggenjot poinnya, MAN Insan Cendekia Kota Batam tetap mengunci kemenangan berkat konsistensi di babak-babak sebelumnya.

“Kami tidak menyangka bisa menjadi juara pertama ini,” ungkap Muhammad Habib Arazka Hardi, siswa yang menjadi juru bicara MAN Insan Cendekia Kota Batam. Ia menjelaskan bahwa timnya menghadapi tantangan besar dalam menyusun strategi karena waktu persiapan yang sangat terbatas.

Persiapan Singkat dan Kombinasi Kerja Sama

Menurut Habib, tim MAN Insan Cendekia Kota Batam hanya memiliki waktu 10 hari untuk mempersiapkan diri. Dari jumlah tersebut, 7 hari digunakan untuk mengikuti LCC di tingkat kabupaten, lalu 3 hari untuk menghadapi babak provinsi. Meski persiapan terbilang singkat, ia yakin keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen anggota tim dan guru pendamping.

“Kerja keras dan kebersamaan sebagai sebuah teamwork ini yang mengantarkan kami menjadi juara pertama LCC Empat Pilar MPR RI tingkat provinsi,” terangnya. Habib menekankan bahwa kolaborasi antar siswa dan pendamping menjadi kunci kemenangan. Dalam kompetisi ini, kecepatan respons dan keakuratan jawaban di setiap putaran menjadi faktor utama yang membedakan tim.

SMAS Cahaya, yang finis di peringkat ketiga, juga menunjukkan performa menjanjikan. Meski kalah, tim ini berhasil meraih 70 poin, menunjukkan kualitas pengetahuan dan keterampilan mereka. Adapun SMA Negeri 1 Singkep, meski mengakhiri babak rebutan dengan poin lebih baik, tetap tertinggal dari MAN Insan Cendekia Kota Batam karena ketertinggalan di babak awal yang sulit dipertahankan.

Sebagai pengumum hasil, Dr. Wachid Nugroho didampingi oleh Agus Subagyo, S.S, M.IR, Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Setjen MPR RI, serta juri daerah Dr. Atika Thahira, SH, MH, dosen FISIP Universitas Maritim Raja Ali Haji. Ketiga pihak tersebut menegaskan bahwa hasil tersebut valid dan sesuai dengan kriteria penilaian yang telah ditetapkan. Selain itu, mereka menyoroti pentingnya keikutsertaan siswa dari berbagai sekolah dalam memperkuat pemahaman tentang empat pilar negara.

Di sisi lain, Habib menyatakan bahwa persiapan untuk babak nasional masih dalam tahap penyelesaian. Ia mengatakan bahwa informasi lebih lanjut tentang LCC tingkat nasional akan diumumkan segera setelah kompetisi provinsi selesai. Tim MAN Insan Cendekia Kota Batam optimis dapat mempertahankan performa mereka di tingkat nasional. “Kami siap berjuang lebih keras di Jakarta,” tambah Habib, menunjukkan semangat yang tinggi untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Kemenangan MAN Insan Cendekia Kota Batam menjadi bukti keberhasilan pendekatan pendidikan yang memadukan pengetahuan teoritis dengan penguasaan keterampilan kompetitif. Dengan memperoleh skor tertinggi, tim ini akan menjadi representasi Kepri dalam LCC Nasional, yang akan menjadi ajang pengukuhan prestasi mereka. Penyisihan ini juga memperlihatkan bahwa empat pilar negara tidak hanya menjadi konsep teoritis, tetapi juga menjadi dasar pembentukan karakter siswa yang tangguh dan berkualitas.

Sebagai penutup, keberhasilan MAN Insan Cendekia Kota Batam di tingkat provinsi memberikan pelajaran penting bagi sekolah lain. Meski waktu persiapan terbatas, tim ini mampu menciptakan strategi yang efektif dan mengimbangi persaingan yang ketat. Kesuksesan ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemberdayaan siswa di bidang pengetahuan nasional.

Leave a Comment