Nasional

Deretan Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibeli dari Peternak Daerah – Nama, Bobot hingga Harganya

rabowo Dibeli dari Peternak Daerah, Nama, Bobot hingga Harganya Deretan Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibeli - Idul Adha mendekat, persiapan penyembelihan sapi

Desk Nasional
Published Mei 16, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Deretan Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibeli dari Peternak Daerah, Nama, Bobot hingga Harganya

Deretan Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibeli – Idul Adha mendekat, persiapan penyembelihan sapi kurban menjadi fokus perhatian masyarakat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah menyiapkan beberapa ekor sapi kurban yang akan didistribusikan ke berbagai wilayah. Dalam rangka memastikan kualitas dan kesan istimewa, hewan-hewan ini dibeli langsung dari peternak lokal, termasuk di daerah Tangerang, Banten. Proses pemilihan sapi dilakukan secara transparan dan terstruktur, mencerminkan komitmen Presiden untuk memberikan nilai tambah dalam ibadah kurban.

Sapi Kurban Prabowo: Perjalanan dari Peternak ke Masyarakat

Dalam pembelian sapi kurban, Prabowo memilih hewan-hewan yang memiliki rekam jejak baik dan kesehatan optimal. Salah satu contoh adalah sapi bernama ‘Sontrot’ yang dibeli dari peternak di Yogyakarta, yakni Supardiono, warga Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Sapi ini memiliki bobot mencapai 1,5 ton dan menjadi bagian dari deretan sapi kurban yang diumumkan oleh Presiden. Proses pemilihan dilakukan dengan evaluasi ketat terhadap kesehatan, kondisi fisik, dan kebersihan hewan.

“Sontrot dipilih karena memiliki kualitas unggul dan cara pengelolaannya teratur,” terang Supardiono. Sapi ini dibeli dengan harga Rp110 juta, yang menjadi bukti kepercayaan Presiden kepada peternak lokal.

Di Tangerang, peternak Muhammad Roji menyumbangkan sapi Brangus bernama ‘Sambo’ sebagai bagian dari deretan sapi kurban Prabowo. Sapi ini memiliki bobot 1,1 ton dan telah dibesarkan secara alami selama tiga tahun di peternakan milik Roji di Kecamatan Cipondoh. ‘Sambo’ menjadi simbol keistimewaan dan penghargaan terhadap usaha peternak yang berkomitmen pada kualitas.

“Sambo adalah hewan paling berkualitas di sini, tidak ada yang bisa menyamai,” ujar Roji. Harga sapi ini mencapai Rp105 juta, menunjukkan nilai ekonomi dan ibadah yang tinggi.

Proses Seleksi Sapi Kurban: Transparansi dan Kepuasan Peternak

Sebelum diumumkan sebagai hewan kurban, semua sapi telah melewati proses seleksi yang ketat. Proses ini melibatkan tim khusus yang mengecek riwayat kesehatan, ketahanan, dan kebersihan hewan. Presiden menetapkan satu ekor sapi besar untuk Kota Tangerang, Banten, yang memperkuat keterlibatan masyarakat dalam acara tahunan ini. Penggunaan sapi dari peternak daerah juga menunjukkan dukungan terhadap ekonomi lokal.

Pemilihan sapi kurban bukan hanya tentang kualitas fisik, tetapi juga makna simbolis. Dengan membeli dari peternak lokal, Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan acara kurban tidak hanya tergantung pada hewan yang dibawa, tetapi juga pada peran masyarakat. Sapi-sapi ini akan dibagikan kepada warga dengan acara yang sederhana namun bermakna.

Menurut laporan dari tangerangkota.go.id, Presiden menetapkan rencana distribusi sapi kurban yang mengutamakan keadilan dan kejelasan. Dengan bobot 1,1 ton, ‘Sambo’ akan disalurkan ke masyarakat Kota Tangerang sebagai bentuk penghargaan terhadap usaha peternak. Proses ini dianggap sebagai langkah penting dalam membangun kepercayaan bersama.

Dalam rangka Idul Adha 2026, deretan sapi kurban Presiden Prabowo mencerminkan kehati-hatian dan kepedulian terhadap kualitas hewan. Setiap sapi dipilih berdasarkan standar tertentu, termasuk ketahanan terhadap penyakit, kondisi otot, dan kebersihan kulit. Dengan membeli langsung dari peternak, Presiden memberikan kepastian bahwa hewan kurban yang disalurkan akan memenuhi harapan masyarakat.

Pemilihan sapi kurban dari peternak daerah juga menjadi perhatian bagi komunitas lokal. Nama-nama sapi seperti ‘Sontrot’ dan ‘Sambo’ memberikan kesan personal yang kuat, menunjukkan bahwa hewan-hewan ini bukan hanya alat ibadah, tetapi juga bagian dari cerita peternak dan masyarakat. Dengan pengumuman yang jelas, deretan sapi kurban Presiden diharapkan mampu meningkatkan kualitas penyembelihan dan kepuasan masyarakat.

Leave a Comment