Nasional

Latest Program: Demokrat Sebut Posisi PDIP Terhadap Pemerintah Prabowo Masih Abu-abu, Minta Sikap Politik Diperjelas

Program Prabowo Latest Program - Dalam konteks politik terkini, Partai Demokrat mengkritik ambiguitas sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

Desk Nasional
Published Juni 20, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Demokrat Minta PDIP Jelaskan Sikap Politik dalam Latest Program Prabowo

Latest Program – Dalam konteks politik terkini, Partai Demokrat mengkritik ambiguitas sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Herzaky Mahendra Putra, ketua Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Demokrat, mengatakan bahwa kejelasan dari PDIP dalam Latest Program masih menjadi pertanyaan bagi publik. Menurutnya, pengambilan sikap politik harus disampaikan secara tegas dan terlihat dalam kebijakan sehari-hari, bukan hanya dalam pernyataan.

Ambiguitas PDIP Menjadi Sorotan

“Silakan saja mengambil sikap, yang paling penting komunikasinya harus tegas. Apakah posisi mereka di dalam pemerintahan atau di luar? Implementasinya juga harus nampak jelas,” ujar Herzaky kepada wartawan di Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu (20/6/2026).

Herzaky menekankan bahwa transparansi dalam sikap politik sangat penting, terutama dalam sistem demokrasi yang mengharuskan partai-partai berperan secara jelas sebagai penguasa atau oposisi. Ia menilai publik berhak mengetahui bagaimana PDIP benar-benar mengalihkan kebijakannya dalam rangkaian Latest Program Prabowo, termasuk dalam menghadapi isu-isu utama yang sedang dibahas oleh pemerintah.

Sejarah Oposisi Demokrat sebagai Referensi

Dalam wawancara tersebut, Herzaky menyebutkan bahwa Demokrat memiliki pengalaman lima belas tahun sebagai oposisi, di mana partai ini selalu aktif memberikan kritik dan apresiasi terhadap kebijakan pemerintah. Ia menilai publik bisa dengan mudah memahami posisi Demokrat karena kejelasan tindakan dan komunikasi politik yang konsisten. “Kami dulu jelas berada di luar pemerintahan. Jika ada kebijakan yang kurang tepat, kami kritik tajam. Jika bagus, kami puji. Publik tahu posisi kami sebagai penyeimbang,” tambahnya.

Menurut Herzaky, PDIP masih dianggap ambigu oleh banyak pihak. Menurutnya, hingga kini belum ada kesimpulan yang jelas mengenai apakah partai berlambang kepala banteng itu memilih untuk mendukung pemerintahan Prabowo atau menjalankan fungsi oposisi. “Masih banyak orang yang bertanya-tanya. Apakah mereka berada di dalam atau di luar pemerintahan? Komunikasi dan implementasinya belum terlihat tegas,” ujarnya.

Herzaky menegaskan bahwa kejelasan sikap politik sangat penting dalam sistem demokrasi. Ia menambahkan, masyarakat perlu tahu siapa yang bertindak sebagai pemerintahan dan siapa yang menjalankan peran penyeimbang. “Yang di pemerintahan siapa, yang di luar siapa. Publik harus memahami itu secara transparan,” tuturnya.

Herzaky juga menyoroti bahwa pemerintahan Prabowo terbuka terhadap kritik dan masukan, termasuk dari kalangan mahasiswa yang belakangan melakukan aksi demonstrasi. Ia menjelaskan bahwa kritik dalam sistem demokrasi wajar selama disampaikan dengan cara yang bijaksana dan dilengkapi solusi. “Kritik silakan, masukan silakan. Pemerintah sangat terbuka. Yang penting disampaikan dengan cara yang baik dan bertujuan untuk memperbaiki kebijakan,” kata Herzaky.

Dengan menempatkan Latest Program sebagai fokus utama, Herzaky berharap PDIP dapat memperjelas posisi mereka. Ia menilai bahwa masyarakat sangat membutuhkan panduan yang jelas mengenai kebijakan PDIP dalam era pemerintahan Prabowo. “Sikap politik PDIP harus terlihat dalam tindakan nyata, bukan hanya kata-kata. Itu yang diharapkan oleh publik sebagai penjaga keadilan,” pungkasnya.

Leave a Comment