Nasional

New Policy: Hetty Andika Perkasa Gabung Rotary Indonesia: Lebih Suka Kerja Lapangan daripada Seremonial

Hetty Perkasa Gabung Rotary Indonesia: Fokus Karya Nyata dan New Policy New Policy - Dalam upaya mendorong inisiatif baru yang lebih berfokus pada kegiatan

Desk Nasional
Published Juli 12, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Hetty Perkasa Gabung Rotary Indonesia: Fokus Karya Nyata dan New Policy

New Policy – Dalam upaya mendorong inisiatif baru yang lebih berfokus pada kegiatan langsung, Hetty Andika Perkasa, istri mantan Panglima TNI Andika Perkasa, memutuskan untuk bergabung dengan Rotary Indonesia. Keputusan ini sejalan dengan New Policy yang diterapkan organisasi tersebut, yaitu mendorong partisipasi aktif dalam proyek sosial yang memberikan dampak nyata di masyarakat. Hetty mengungkapkan bahwa dia tertarik dengan pendekatan Rotary yang tidak hanya menekankan simbolisasi tetapi juga fokus pada tindakan konkret. “New Policy Rotary Indonesia memberi ruang bagi kita untuk berkontribusi secara nyata, bukan hanya sekadar menghadiri acara,” katanya saat membuka pelatihan Vocational Training Team (VTT) STEM for Girls di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).

Latar Belakang Hetty dan Visi Rotary

Hetty, yang dikenal sebagai tokoh sosial aktif, sebelumnya telah menekankan pentingnya pendidikan dan pemberdayaan perempuan melalui komunitas Perempuan Laju Perkasa. Dengan pengalaman ini, dia menemukan keselarasan antara visi Rotary dan komitmen sosialnya. “Saya telah menekankan New Policy dalam pemberdayaan perempuan, dan Rotary Indonesia adalah partner yang tepat untuk mewujudkannya,” ujarnya. Menurut Hetty, Rotary tidak hanya terlibat dalam kegiatan komunitas, tetapi juga memiliki struktur yang memastikan sumber daya digunakan secara optimal untuk program nyata, seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.

“New Policy Rotary Indonesia memastikan bahwa setiap proyek sosial tidak hanya punya tujuan, tetapi juga strategi yang jelas untuk memberi manfaat jangka panjang,” tambah Hetty.

Kolaborasi ini menurutnya akan memberikan dampak yang lebih luas. “Saya percaya New Policy Rotary akan menjadi pelopor dalam transformasi sosial yang lebih berkelanjutan,” katanya. Hetty juga menyebutkan bahwa keikutsertaannya dalam Rotary Indonesia menjadi bukti komitmen untuk menciptakan perubahan melalui karya yang terukur, bukan hanya penggalangan dana atau acara formal.

STEM for Girls: Membangun Sumber Daya Manusia Masa Depan

Kelompok pelatihan STEM for Girls yang diinisiasi Rotary Indonesia menjadi salah satu contoh kebijakan baru yang diterapkan dalam upaya pemberdayaan perempuan. Program ini dirancang untuk meningkatkan akses perempuan muda terhadap bidang sains, teknologi, dan matematika. Hetty menilai hal ini sangat relevan dalam konteks New Policy Rotary, yang ingin memperkuat peran perempuan di segala lini kehidupan. “New Policy ini juga mencakup peningkatan partisipasi perempuan dalam STEM, yang merupakan bidang kritis untuk pengembangan ekonomi dan inovasi,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, Rotary Indonesia juga menggandeng Rotary District 5170 California, Amerika Serikat, untuk saling berbagi pengalaman dan sumber daya. Hetty menyebut bahwa kolaborasi lintas batas ini memberikan peluang baru bagi masyarakat Indonesia. “New Policy Rotary tidak hanya lokal, tetapi juga global. Ini membuka jalan untuk menyebarkan ide-ide inovatif ke berbagai wilayah,” katanya. Dengan program seperti STEM for Girls, Rotary Indonesia berupaya mengatasi kesenjangan gender dalam dunia pendidikan dan pekerjaan.

Kebaikan New Policy dan Harapan ke Depan

Kehadiran Hetty dalam Rotary Indonesia diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan perempuan dalam berbagai proyek sosial. New Policy ini juga mendorong kolaborasi antara organisasi dan komunitas lokal untuk menciptakan kegiatan yang lebih efektif. Menurut Hetty, kebijakan baru ini memberikan ruang bagi anggota Rotary untuk berpartisipasi secara aktif, bukan hanya sebagai anggota biasa. “New Policy mengubah cara kita bekerja, sehingga lebih fokus pada solusi nyata,” terangnya. Ia berharap kebijakan ini dapat menjadi contoh bagi organisasi sosial lain untuk mengadopsi pendekatan serupa.

Rotary Indonesia sendiri telah meluncurkan berbagai proyek sosial yang berdampak langsung, seperti pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Hetty menilai New Policy menjadi pendorong penting untuk memperkuat eksistensi Rotary di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks. “Dengan New Policy, Rotary dapat menjawab berbagai tantangan sosial secara lebih sistematis,” ujarnya. Ia juga berharap program seperti STEM for Girls bisa berkembang menjadi alat transformasi yang lebih luas, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan perempuan.

Leave a Comment