Seleb

New Policy: Ardhito Pramono Bahagia Bisa ‘Racuni’ Davina Karamoy Musik Era 60-an

Pramono's New Policy: Memperkenalkan Davina Karamoy pada Musik Era 60-an New Policy - Dengan adanya new policy yang dijalankan, Ardhito Pramono kini berupaya

Desk Seleb
Published Mei 13, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Ardhito Pramono’s New Policy: Memperkenalkan Davina Karamoy pada Musik Era 60-an

New Policy – Dengan adanya new policy yang dijalankan, Ardhito Pramono kini berupaya memperluas pandangan musik Davina Karamoy. Pemutusan hubungan pacaran resmi ini menjadi momen spesial bagi sang aktor untuk membagikan preferensi musiknya kepada kekasihnya. Ardhito menyatakan bahwa proses perkenalan ini dilakukan secara bertahap, hingga Davina mulai tertarik pada lagu-lagu klasik Indonesia dari tahun 1960-an.

Kebiasaan Musik yang Berubah

“Iya ‘kiri’ dia sekarang?” ujar Ardhito Pramono sambil tertawa di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Davina sebelumnya lebih akrab dengan musik pop yang menjadi tren di kalangan remaja. Namun, berkat new policy yang diterapkan Ardhito, kekasihnya mulai menyukai genre yang berbeda. Pemutaran lagu-lagu dari era 60-an, seperti karya Oslan Husein tahun 1966, menjadi bagian dari upaya membangun selera musik yang lebih luas.

Pengaruh Musik Era 60-an

“Ya (musik) pop aja, cuman kayak gue kasih musik-musik Indonesia tahun 60-an, tahun 66, Oslan Husein gitu-gitu,” kata Ardhito.

Ardhito menjelaskan bahwa new policy ini bukan hanya tentang memperkenalkan lagu, tetapi juga tentang mengajak Davina mengapresiasi kekayaan musik Indonesia. Ia menyebutkan bahwa lagu-lagu dari era 60-an memiliki nilai sentimental yang tinggi, serta pengaruh besar dalam membentuk identitas budaya musik nasional.

“Iya sih, gue happy banget. Gatal gitu kayak, ‘Lo dengerin ini deh,’ jadi gue kasih plat-platnya,” tuturnya.

Seiring waktu, Davina mulai merasakan perubahan dalam selera musiknya. Ia mengakui bahwa beberapa lagu dari era 60-an memiliki daya tarik yang unik, terutama karena alunan musiknya yang memadukan tradisi dan inovasi. Ardhito menyebutkan bahwa ini adalah bagian dari new policy untuk menghadirkan pengalaman baru kepada orang yang dicintainya.

Langkah Nyata dalam Menerapkan Policy

Lebih dari sekadar merekomendasikan lagu, Ardhito juga berencana memberikan Davina piringan hitam beserta pemutarannya. Ia mengakui perlu membeli player terlebih dahulu karena kekasihnya masih bingung dalam menginstal dan mengoperasikannya.

“Ada sih beberapa rencana gue pengen kasih dia plat,” ungkap Ardhito. “Beli player-nya dulu nih, beliin player-nya dulu, dia pasangnya aja bingung,” ujarnya sambil tertawa.

Sebagai bagian dari new policy ini, Ardhito berharap Davina dapat merasakan keindahan musik klasik yang sempat dipopulerkan oleh musisi besar era 60-an. Ia pun menekankan bahwa kekasihnya mulai tertarik mengeksplorasi genre ini, baik melalui piringan hitam maupun streaming digital. Proses ini dipandang sebagai langkah strategis dalam membangun koneksi lebih dalam.

Leave a Comment