Topics Covered: Frislly Herlind Alami Kejadian Mistis di Korea Selatan, Kesurupan di Danau Terkutuk Salmokji
Topics Covered adalah topik utama yang dibahas dalam wawancara terbaru artis peran Frislly Herlind, yang menceritakan pengalaman seram saat melakukan eksplorasi mistis di Korea Selatan. Dalam perjalanan ke lokasi legendaris Salmokji, danau yang dianggap sebagai tempat terkutuk, Frislly mengungkap kisah tak terduga yang terjadi selama hari eksplorasi. Pemilihan Salmokji sebagai bagian dari perjalanan ini disebabkan oleh cerita horor yang telah melekat pada wilayah tersebut sejak lama, menjadikannya tempat paling menarik untuk dikaji secara mendalam.
Kisah Mistis di Danau Salmokji
Frislly menjelaskan bahwa ia meneliti mitos lokal Korea Selatan, termasuk cerita Salmokji, yang sering dikaitkan dengan kejadian takhayul dan kesurupan. Menurut narasi yang ia dengar, danau ini dianggap sebagai tempat di mana roh-roh bersembunyi, dan menjelang malam hari, suasana di sekitarnya menjadi sangat menegangkan. “Kalau Korea itu aku menceritakan tentang ada danau, itu dikontenin juga. Ada satu danau yang itu tuh sudah disebutnya kalau di Korea tuh danau kutukan,” ujarnya dalam wawancara di Cinere, Depok, Jawa Barat. Pernyataan ini menegaskan bahwa Salmokji bukan sekadar lokasi wisata, tetapi juga memiliki sejarah spiritual yang mendalam.
“Dan sekarang jadi film horor, yang Salmokji,” kata Frislly, menunjukkan bahwa kisah mistis di tempat ini telah diadaptasi ke dalam media film, menarik perhatian lebih luas.
Dalam perjalanan ke Salmokji, Frislly mengalami kejadian mistis yang tak terlupakan. Ia menyebut bahwa saat berada di lokasi tersebut, dirinya kerasukan oleh salah satu entitas misterius yang datang dalam bentuk suara. “Saat aku kesurupan ya aku ngomong bahasa itu (Korea). Dan mereka (dukun Korea) yang men-translate bahasa Inggrisnya gitu,” tambahnya. Komentar ini menunjukkan bahwa pengalaman mistis Frislly terkait erat dengan budaya lokal Korea Selatan, yang menjadi salah satu topik utama dalam Topics Covered.
“Nah ternyata pas aku tanya, dia (sosok hantu) bilang artinya tuh kayak ‘Kamu harus mati,’ gitu,” lanjut Frislly, menjelaskan bahwa pesan yang diterimanya adalah mengenai keputusan takdir yang dianggap sebagai bagian dari perjalanan misterius danau tersebut.
Frislly juga menjelaskan bahwa tim eksplorasi yang ia ikuti melakukan kegiatan sejak sore hingga malam hari, dengan dukun lokal sebagai penjaga ritual. “Itu aku datang ke sana, aku menyentuh airnya apa pun itu, benar-benar kita explore di sana dari jam 3 sore sampai jam 8 malam,” katanya. Kejadian tersebut terjadi tepat saat jam 6 sore, waktu yang dianggap sebagai larangan untuk mengunjungi danau, menegaskan bahwa mistik Salmokji tetap menjadi topik utama dalam Topics Covered.
Menjelang pernikahan dengan Difa Ryansyah, Frislly mengungkap bahwa pengalaman misterius di Korea Selatan tidak mengurangi kepercayaannya pada hubungan yang sedang dijalani. “Saya jadi tahu bahwa hidup itu penuh kejutan, tapi yang paling menegangkan adalah bagaimana cerita mistis bisa terjadi di tengah perjalanan cinta saya,” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa topik-topik dalam Topics Covered tidak hanya tentang kejadian horor, tetapi juga menggambarkan hubungan antara dunia spiritual dan kehidupan manusia.
Dalam konteks Topics Covered, Salmokji menjadi contoh nyata bagaimana mitos lokal dapat memengaruhi kepercayaan dan pengalaman individu. Cerita tentang danau terkutuk ini telah menyebar luas, bahkan menjadi alasan bagi banyak orang untuk mengunjungi tempat tersebut. Frislly menekankan bahwa setiap kejadian mistis di Korea Selatan memiliki nilai kultural dan historis yang tak tergantikan. “Kisah Salmokji itu memperlihatkan bagaimana tradisi dan kepercayaan dapat berubah menjadi bagian dari narasi modern, tapi tetap mempertahankan esensi mistisnya,” katanya.
