Seleb

What Happened During: Fatih Unru Sempat Ragu dengan Karir Akting Saat Sang Ayah Meninggal Dunia

Fatih Unru Ragu Karir Akting Saat Ayah Meninggal What Happened During adalah momen yang terasa berat bagi aktor berbakat Fatih Unru.

Desk Seleb
Published Mei 19, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Fatih Unru Ragu Karir Akting Saat Ayah Meninggal

What Happened During adalah momen yang terasa berat bagi aktor berbakat Fatih Unru. Pada 2023, kepergian sang ayah, Yayu Unru, memicu pertanyaan mendalam tentang arah karier dan motivasi beraktingnya. Meski telah menorehkan banyak prestasi dalam dunia hiburan, Fatih mengakui perasaan bimbang yang muncul setelah kehilangan sosok yang selama ini menjadi dukungan utamanya. “What Happened During saat Bokap sakit, nggak enak lagi ternyata,” katanya dalam wawancara di Tribun Si Paling Seleb. Kesedihan ini memengaruhi cara ia melihat peran sebagai aktor, bahkan membuatnya merenung apakah karier aktingnya semata-mata karena pengaruh sang ayah.

Kesedihan Usai Kehilangan Sang Ayah

Kehilangan Yayu Unru menjadi pukulan berat bagi Fatih. Saat sang ayah meninggal, ia merasa terjebak dalam situasi yang berbeda dari yang ia bayangkan sebelumnya. “What Happened During itu bikin akting jadi nggak semudah sebelumnya,” ungkapnya. Fatih bercerita bahwa ketika Bokapnya sakit beberapa hari sebelum meninggal, ia mengalami perubahan emosi yang nyata. Selama masa penyakit sang ayah, Fatih sempat berpikir apakah ia terus berakting hanya karena keinginan untuk membanggakan nama Yayu Unru. “What Happened During, gue berpikir apakah akting ini adalah jalan yang benar untuk gue?” tanyanya.

“Tapi sekarang, gue nggak lagi merasa akting itu cuma karena Bokap. Gue mulai belajar mencari passion sendiri,”

Masa Depan Karier yang Dipertanyakan

Selama hampir setahun, Fatih mengalami fase kritis dalam mengatur diri. Ia mencoba membedakan antara keinginan personal dan pengaruh dari sosok yang telah meninggal. “What Happened During itu bikin gue nggak nyaman dengan proyek akting yang dulu dianggap aman,” katanya. Fatih menyadari bahwa karier sebagai aktor bisa jadi menjadi alasan untuk membanggakan sang ayah, tetapi juga menantangnya untuk memperlihatkan identitas sendiri. Ia mengungkapkan bahwa kritik terhadapnya sebagai nepo baby semakin mengemuka setelah kepergian Bokap. “What Happened During, gue jadi sering disebut nepo baby. Tapi itu justru jadi motivasi buat gue,” imbuhnya.

Kesedihan yang Menjadi Perjalanan Baru

Pertama kali, Fatih merasa kehilangan arah. Ia mengakui bahwa kepergian sang ayah membuatnya sulit berkonsentrasi selama syuting. “What Happened During di Bali, gue sempat drop kondisi mental. Gue sedang syuting series, tapi ketika tahu Bokap sakit, semangat gue terus menurun,” ujarnya. Meski demikian, ia berusaha memperkuat diri dengan merenungkan makna kehidupan dan peran yang diberikan. Fatih mengungkapkan bahwa ini justru menjadi momen untuk memahami lebih dalam tentang passion dan komitmennya dalam dunia akting. “What Happened During itu nggak cuma menyedihkan, tapi juga membuka mata gue,” katanya.

“Jadi gue nggak cuma akting karena Bokap, tapi juga untuk mengejar mimpi sendiri,”

Pengalaman Menjadi Aktor yang Berbeda

Fatih mulai memahami bahwa kehidupan sebagai aktor bisa jadi lebih rumit dari yang ia bayangkan. Ia mengakui bahwa selama ini, keberhasilan karier aktingnya sering dikaitkan dengan nama Yayu Unru. “What Happened During itu membuat gue sadar bahwa gue harus mengejar jalan sendiri,” ujarnya. Ia memulai proyek baru dengan tekad lebih kuat, meski tidak mudah. Fatih juga menjelaskan bahwa kritik sebagai nepo baby justru menjadi dorongan untuk terus berkembang. “What Happened During, gue jadi lebih bersemangat untuk menunjukkan bahwa gue bisa berakting tanpa tergantung pada nama Bokap.”

Pandangan Saat Ini dan Harapan Masa Depan

Setelah mengalami masa bimbang, Fatih kini lebih fokus pada pengembangan diri sebagai aktor. Ia mengungkapkan bahwa kepergian sang ayah menjadi batu loncatan untuk memahami karier lebih matang. “What Happened During itu mengajari gue bahwa keberhasilan harus diraih sendiri, bukan hanya karena Bokap,” katanya. Fatih juga menyebutkan bahwa ia tidak ingin menjadi aktor yang hanya dianggap sebagai keturunan dari sang ayah. “What Happened During membuat gue punya keinginan baru untuk mengeksplorasi berbagai karakter dan genre film.” Ia berharap bisa terus berkarya dengan semangat yang lebih mantap, meski masih terasa ada beban dari kehilangan sang ayah.

Kesimpulan dan Lihat dari Sudut Pandang Lain

What Happened During kepergian Yayu Unru menjadi pengalaman berharga bagi Fatih Unru. Meski awalnya diragukan, ia kini yakin bahwa keputusan untuk terus berakting berasal dari dalam dirinya sendiri. “What Happened During itu bikin gue lebih paham bahwa Bokap nggak perlu ikut berakting, tapi gue nggak akan lupa peran dan dukungan yang ia berikan.” Fatih juga menekankan bahwa masa bimbang ini justru membuatnya menjadi lebih kuat dan dewasa. “What Happened During, gue jadi punya kesadaran bahwa kehidupan akting bukan cuma tentang nama, tapi juga kerja keras dan keinginan untuk terus berkembang.” Dengan semangat baru, Fatih berharap bisa menyelesaikan proyek-proyek besar yang tengah ia kembangkan, sekaligus mengakhiri masa bimbang yang mengiringinya.

Leave a Comment