Metropolitan

Terbongkar Peredaran Ratusan Vape Etomidate di Tangerang – Pelaku Samarkan dengan Barang Pecah Belah

Terbongkar Peredaran Ratusan Vape Etomidate di Tangerang -

Desk Metropolitan
Published Mei 17, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Terungkap Peredaran Ratusan Vape Etomidate di Tangerang, Pelaku Gunakan Bungkus Pecah Belah untuk Menyembunyikan Barang Haram

Terbongkar Peredaran Ratusan Vape Etomidate di Tangerang – Kasus peredaran ratusan vape etomidate di Kabupaten Tangerang akhirnya terbongkar setelah petugas Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya melakukan operasi penyelidikan. Dalam operasi ini, mereka berhasil mengamankan sejumlah besar barang bukti yang disimpan secara tersembunyi dalam bungkus pecah belah, sebagai upaya pelaku untuk menghindari pemeriksaan. Dalam beberapa hari terakhir, tim penyidik memperoleh informasi mengenai adanya jaringan pengedar yang menawarkan produk ini dengan harga murah, dan akhirnya melakukan penangkapan di sebuah apartemen.

Operasi Penangkapan yang Mengungkap Peredaran Vape Etomidate

Penangkapan pelaku terjadi setelah petugas melakukan penggeledahan menyeluruh di apartemen tersebut. Saat penggeledahan awal, mereka menemukan sejumlah cartridge yang berisi cairan etomidate, yang disimpan dalam kemasan paperbag dan bubble wrap. Sementara itu, dalam tahap penyelidikan lanjutan, pihak kepolisian menemukan tambahan puluhan cartridge yang disembunyikan dalam plastik klip dan tas hitam. Seluruh barang bukti, yang mencapai total 183 pcs, saat ini telah dibawa ke kantor Direktorat Narkoba untuk diproses lebih lanjut.

Kasus ini dimulai dari laporan warga yang mengungkap adanya aktivitas mencurigakan di sekitar wilayah Kabupaten Tangerang. Petugas langsung melakukan pengecekan dan menemukan kejanggalan dalam pengemasan barang. AKP Edy Lestari, Kanit 5 Subdit 3 Ditresnarkoba, menjelaskan bahwa pelaku berusaha menyamarkan vape etomidate dengan bungkus pecah belah sebagai strategi untuk mengelabui petugas. “Ini adalah kasus peredaran narkoba yang cukup tersembunyi, tetapi akhirnya terbongkar berkat kerja keras tim penyidik,” tegasnya.

Mekanisme Penyelundupan Vape Etomidate

Menurut informasi yang dihimpun, pelaku memanfaatkan bungkus pecah belah untuk menyembunyikan vape etomidate, agar terlihat seperti produk konsumsi sehari-hari. Dalam beberapa hari sebelum penangkapan, pelaku mengirimkan barang ke lokasi apartemen menggunakan metode pengiriman yang tidak mencolok. Selain itu, mereka juga menggunakan pengemasan yang mengandung label “FRAGILE” untuk menambahkan kesan profesional.

Kasus ini menunjukkan bagaimana narkoba bisa dimasukkan ke dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai trik. Etomidate, yang sebelumnya digunakan sebagai anestesi medis, kini menjadi bahan yang digunakan dalam vape, dengan efek yang sangat berbahaya. Edy menambahkan bahwa petugas berusaha menyelidiki jaringan pengedar lainnya untuk memastikan tidak ada kejadian serupa di tempat lain.

Sejumlah warga yang terlibat dalam penyalahgunaan etomidate mengungkapkan bahwa mereka tidak tahu akan dampak serius dari bahan tersebut. “Kami hanya ingin merasakan efek santai, tapi ternyata bisa menyebabkan bahaya fatal,” ujar salah satu pelaku, yang sekarang ditahan oleh pihak kepolisian. Dengan penangkapan ini, para pelaku akan dihadapkan pada hukuman sesuai dengan UU Narkotika yang berlaku.

Etomidate: Zat Narkoba yang Mudah Disalahgunakan

Etomidate adalah senyawa kimia yang awalnya digunakan sebagai obat bius untuk keperluan medis. Namun, kini zat ini juga dipakai sebagai bahan baku vape, yang menimbulkan risiko kesehatan tinggi. Efek samping dari etomidate antara lain mengganggu fungsi pernapasan, mengurangi tekanan darah, dan menimbulkan gangguan mental jika digunakan secara berlebihan. Dalam beberapa bulan terakhir, tercatat 455 kasus gangguan paru-paru akibat penggunaan vape etomidate, dengan 5 orang meninggal dunia.

Pelaku memperkirakan bahwa setiap cartridge dapat digunakan beberapa kali, sehingga peredaran yang ditemukan sebanyak ratusan unit cukup berpotensi menyebabkan kerusakan serius pada masyarakat. Selain itu, peredaran ini juga menunjukkan bagaimana pelaku narkoba berusaha memperluas pasar dengan menyembunyikan produk dalam bentuk yang lebih mudah dipasarkan. “Ini adalah contoh nyata bagaimana kejahatan narkoba bisa menyebar secara cepat jika tidak diawasi,” kata Edy dalam konferensi pers.

Sebagai upaya mengurangi dampak peredaran etomidate, pihak kepolisian sedang memperketat pengawasan di sejumlah lokasi strategis. Mereka juga berupaya membangun kerja sama dengan para penjual lokal agar bisa mendeteksi lebih dini aktivitas penyelundupan. “Kami berharap masyarakat lebih waspada dan tidak mudah tergiur produk yang tidak jelas asal-usulnya,” pungkas Edy. Dengan penangkapan ini, pihak kepolisian yakin telah menghentikan peredaran besar.

Leave a Comment