Nasional

Key Strategy: Ferdy Sambo Dapat Gelar S2, Ditjen PAS Pastikan Sambo Ikuti Kuliah Online, Ini Penjelasannya

Ferdy Sambo Dapat Gelar S2 dan Ikuti Kuliah Online, Ini Penjelasan dari Ditjen PAS Key Strategy – Jakarta – Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo, menjadi

Desk Nasional
Published Mei 14, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Ferdy Sambo Dapat Gelar S2 dan Ikuti Kuliah Online, Ini Penjelasan dari Ditjen PAS

Key Strategy – Jakarta – Mantan Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo, menjadi sorotan publik setelah diberitakan sedang menjalani pendidikan tingkat magister atau S2 selama menjalani hukuman atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Informasi ini viral di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun X bernama @Hnirankara.

Program Magister Teologi untuk Warga Binaan

Menurut akun @Hnirankara, Ferdy Sambo terdaftar sebagai mahasiswa program magister teologi di Sekolah Tinggi Teologi Global Glow Indonesia (STTGGI). Ia juga terlibat dalam penelitian berjudul “Pengaruh Entrepreneur Kristen Sebagai Upaya Pencegahan Fraud Risk Management,” yang menunjukkan minatnya untuk menggabungkan agama dan manajemen risiko dalam Key Strategy.

“Berita tentang Ferdy Sambo mengikuti program magister viral di media sosial, terutama melalui akun X dengan nama @Hnirankara,”

Kasubdit Kerja Sama Ditjen PAS, Rika Aprianti, mengonfirmasi bahwa Ferdy Sambo memang sedang mengikuti pendidikan di STTGGI. Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Key Strategy dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia warga binaan agar lebih siap kembali berkontribusi positif di masyarakat.

Proses Pendidikan Online di Lapas Cibinong

“Perkulihan dilaksanakan secara online dari dalam Lapas Cibinong, dengan jadwal fleksibel dan mengutamakan kebutuhan peserta,”

Program pendidikan ini dirancang untuk mendukung Key Strategy yang menekankan pada pengembangan keahlian dan keterampilan warga binaan. Rika Aprianti menyebutkan bahwa kerja sama dengan STTGGI dilakukan secara terbuka dan adil, tanpa membeda-bedakan agama. Ferdy Sambo menjadi salah satu dari 88 warga binaan yang mengikuti program S1 dan S2 sejak tahun 2024.

Proses belajar mengajar online ini menggunakan platform digital yang memudahkan akses bagi warga binaan. Dengan metode ini, peserta dapat mengikuti materi secara mandiri sambil tetap menjalani tugas penjara. Rika menekankan bahwa pendidikan tidak hanya sebagai hiburan tetapi juga sebagai upaya transformasi personal dalam Key Strategy.

Contoh Penerapan di Lapas Pemuda Tangerang

Rika Aprianti juga memberikan contoh penerapan Key Strategy di Lapas Pemuda Tangerang, yang telah mengadakan program serupa sejak 2019. Di sana, warga binaan bekerja sama dengan beberapa universitas mengikuti pendidikan formal, termasuk kejar paket A, B, dan C, yang sudah menghasilkan puluhan sarjana.

“Lapas Pemuda Tangerang menjadi contoh bagaimana Key Strategy mendorong akses pendidikan untuk warga binaan, bahkan dari dalam lapas,”

Program ini menunjukkan komitmen Ditjen PAS dalam memperluas kesempatan belajar bagi para narapidana. Dengan pendidikan, Key Strategy bertujuan meningkatkan pemahaman tentang etika, manajemen risiko, dan pengelolaan kehidupan sosial, yang menjadi bagian penting dari rekonstruksi diri mereka.

Pendekatan Terpadu dalam Key Strategy

Pendekatan Key Strategy ini terpadu dengan berbagai aspek kehidupan warga binaan. Selain pendidikan, mereka juga diberikan pelatihan keterampilan kerja, program sosial, dan bimbingan spiritual. Rika Aprianti menjelaskan bahwa semua kegiatan ini dirancang untuk membentuk warga binaan yang lebih tangguh secara mental dan sosial.

“Key Strategy dalam pemasyarakatan bukan hanya sekadar memberikan gelar, tetapi juga menciptakan kesempatan untuk membangun kembali diri dan kembali ke masyarakat sebagai anggota yang lebih bermoral,”

Kasubdit Kerja Sama Ditjen PAS menegaskan bahwa program pendidikan online ini merupakan bagian dari Key Strategy yang diharapkan bisa menjadi model nasional. Dengan adanya kesempatan belajar, warga binaan diharapkan dapat mengurangi risiko kriminalitas di masa depan dan berkontribusi dalam pembangunan sosial.

Leave a Comment