Regional

New Policy: Jalan Rusak di Cilegon Banten Akhirnya Diperbaiki, Warga Kini Tak Perlu Putar Jauh

New Policy: Jalan Rusak Cilegon Banten Diperbaiki, Warga Tak Lagi Putar Jauh New Policy - Kota Cilegon, Banten, akhirnya melihat hasil dari New Policy yang

Desk Regional
Published Mei 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

New Policy: Jalan Rusak Cilegon Banten Diperbaiki, Warga Tak Lagi Putar Jauh

New Policy – Kota Cilegon, Banten, akhirnya melihat hasil dari New Policy yang diterapkan dalam pembangunan infrastruktur. Salah satu proyek utama yang menjadi sorotan adalah pembukaan jalan baru di wilayah pedalaman Merak, yang menghubungkan Lingkungan Langon dan Tembulun, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak. Jalan sepanjang 2,8 kilometer ini adalah bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dipimpin Kodim 0623/Cilegon. Sebelumnya, warga mengeluhkan kondisi jalan lama yang rusak parah, terutama saat musim hujan, yang memaksa mereka mengambil jalur memutar hingga 3,6 kilometer. Dengan New Policy ini, akses ke wilayah yang selama ini terisolasi kini terbuka lebar, memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Perbaikan Jalan Sebagai Wujud New Policy

New Policy yang diterapkan dalam proyek TMMD ke-128 tidak hanya fokus pada perbaikan jalan fisik, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat secara holistik. Jalan baru yang diperlebar menjadi delapan meter ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi transportasi dan mengurangi hambatan akibat cuaca buruk. Sebelumnya, jalan sempit yang hanya tiga meter lebarnya membuat mobilitas warga terganggu, terutama untuk akses ke layanan kesehatan, pendidikan, dan pasar. Kini, penghematan waktu tempuh sekitar 15 menit menjadi keuntungan besar, seiring keberhasilan New Policy dalam memperkuat infrastruktur kota.

Sebagai bagian dari New Policy, pemerintah setempat juga mengintegrasikan aspek drainase dan pengerasan jalan sebagai bagian dari perbaikan jangka panjang. Robinsar, Wali Kota Cilegon, menjelaskan bahwa evaluasi terus dilakukan agar kebutuhan warga bisa terpenuhi secara maksimal. “New Policy ini tidak hanya mengatasi masalah jalan, tetapi juga mendorong perbaikan layanan publik secara menyeluruh,” tambahnya. Proyek TMMD ke-128 memberikan contoh konkret bagaimana New Policy berperan dalam memperbaiki kualitas hidup warga, terutama di daerah terpencil.

Keluhan Masyarakat Sebelum New Policy

Sebelum adanya New Policy, warga Lingkungan Mekarsari menghadapi tantangan besar akibat jalan rusak yang berkepanjangan. Sanusi, salah satu warga setempat, mengatakan bahwa kondisi jalan berlumpur hampir setahun lamanya menyulitkan aktivitas sehari-hari. “Jalannya hancur, berantakan, dan penuh lumpur. Kami benar-benar kesulitan melewati jalan ini,” ungkapnya. Keluhan ini tidak hanya memengaruhi kegiatan pribadi, tetapi juga mengganggu ekonomi lokal, karena akses ke pasar dan pusat pelayanan terbatas. New Policy menjadi solusi yang menunggu waktu lama, tetapi akhirnya terealisasi.

Pembukaan jalan baru sebagai bagian dari New Policy menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur. Jalan yang lebih lebar dan stabil diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, mempermudah akses ke fasilitas umum, serta mempercepat pergerakan barang dan jasa. Selain itu, perbaikan ini juga meningkatkan keamanan transportasi, mengurangi risiko kecelakaan akibat jalan berlubang atau licin. Dengan New Policy yang konsisten, Kota Cilegon terus membangun fondasi yang lebih kuat untuk kemajuan daerah.

Dalam meninjau progres perbaikan, Donny Pramono, Kepala Tim Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-128, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik terfokus pada kebutuhan masyarakat. “New Policy ini memperhatikan masukan langsung dari warga, sehingga hasilnya lebih sesuai dengan harapan,” kata Donny. Ia menekankan bahwa jalan baru bukan hanya untuk kenyamanan saat ini, tetapi juga untuk keberlanjutan ke depan. Evaluasi terus dilakukan agar New Policy dapat diadaptasi dan dikembangkan sesuai dengan dinamika wilayah.

Kehadiran New Policy dalam memperbaiki jalan rusak di Cilegon menunjukkan perubahan paradigma pembangunan yang lebih berorientasi pada kepuasan masyarakat. Proyek TMMD ke-128 menjadi bukti nyata bahwa kebijakan inovatif dapat mengatasi masalah struktural yang selama ini dianggap sulit. Dengan jalan yang lebih baik, warga tidak hanya menikmati kemudahan sehari-hari, tetapi juga memiliki akses yang lebih luas untuk mengembangkan usaha dan partisipasi dalam kegiatan sosial. New Policy ini menjadi inspirasi bagi daerah lain yang ingin melakukan perbaikan serupa.

Leave a Comment