Regional

Sopir Bus Sugeng Rahayu Tewas Usai Kendaraannya Tabrak Warung Kopi – Pemilik Warung juga Tewas

geng Rahayu Tewas Usai Tabrak Warung Kopi Sopir Bus Sugeng Rahayu Tewas Usai - Kecelakaan maut terjadi pada Rabu dini hari (20/5/2026) di Jalan Raya

Desk Regional
Published Mei 21, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Sopir Bus Sugeng Rahayu Tewas Usai Tabrak Warung Kopi

Sopir Bus Sugeng Rahayu Tewas Usai – Kecelakaan maut terjadi pada Rabu dini hari (20/5/2026) di Jalan Raya Wangon-Lumbir, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Insiden ini menewaskan sopir bus Sugeng Rahayu, EK (52), warga Desa Kertek, Kecamatan Kertek, Wonosobo, Jawa Timur. Bus yang mengemudi dari Yogyakarta ke Bandung itu tak terkendali dan menabrak sebuah warung kopi serta pagar rumah warga. Pemilik warung tersebut, SD (66), juga gugup akibat kejadian tersebut.

Detil Kecelakaan dan Kronologi

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, tepatnya 100 meter di barat Perempatan Wangon. Bus dengan nomor W 7026 UO melaju dengan kecepatan sekitar 30 km/jam. Menurut Kanit Gakkum Sat Lantas Polresta Banyumas, Iptu Metri Zul Utami, jumlah penumpang saat kejadian mencapai 26 orang. Sopir bus Sugeng Rahayu kehilangan kesadaran secara tiba-tiba, sehingga kendaraan bergerak keluar jalur.

“Sopir bus Sugeng Rahayu tiba-tiba pingsan, membuat kendaraan tidak terkendali dan menyengat sisi kanan jalan,” ungkap Metri kepada media.

Kendaraan yang mengangkut sekitar 26 penumpang itu menabrak warung kopi dan pagar rumah warga di sisi utara jalan. Korban tewas adalah EK, sopir bus Sugeng Rahayu, dan SD, pemilik warung kopi yang sedang beristirahat di dalam bangunan saat kejadian. Sementara itu, beberapa penumpang lainnya menderita luka-luka namun masih bisa berjalan.

Kondisi Korban dan Penyelidikan

Korban tewas, EK, diduga mengalami cedera fatal akibat benturan keras. Sementara SD, pemilik warung yang tertabrak, juga mengalami luka berat pada bagian kepala dan dada. Pihak kepolisian segera melakukan evakuasi dan mengecek kondisi korban. Polisi menyebut kejadian ini sebagai kecelakaan lalu lintas yang berpotensi mengakibatkan korban jiwa.

Kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan serius pada warung kopi, termasuk atap dan dinding bangunan yang roboh. Sementara itu, pagar rumah warga yang tertabrak juga mengalami kerusakan signifikan. Petugas medis dari Puskesmas Wangon segera datang untuk menangani kondisi korban. Dalam peristiwa ini, sopir bus Sugeng Rahayu menjadi korban utama.

Langkah Penanganan Darurat dan Dampak

Setelah kejadian, petugas lalu lintas dan tim penyelamatan langsung melibatkan diri untuk mengevakuasi korban. Kecelakaan ini menyebabkan lalu lintas di sekitar area terganggu selama beberapa jam. Pihak kepolisian mengatakan bahwa penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kehilangan kesadaran sopir bus Sugeng Rahayu.

Sopir bus Sugeng Rahayu ditemukan tidak sadarkan diri setelah menabrak warung kopi. Korban kedua, SD, mengalami luka serius namun sempat dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan intensif. Pemilik warung yang tewas sebelumnya sedang bermalas-malasan di dalam bangunan saat kejadian. Peristiwa ini menyisakan duka yang dalam bagi warga sekitar.

Dalam penyelidikan awal, polisi mencurigai kemungkinan sopir bus Sugeng Rahayu mengalami kelelahan akibat berkendara terlalu lama. Selain itu, kondisi jalan yang kurang baik juga menjadi salah satu faktor yang diteliti. Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi pengemudi untuk menjaga kewaspadaan saat berkendara.

Kejadian menewaskan sopir bus Sugeng Rahayu dan pemilik warung kopi SD, menimbulkan penelusuran lebih lanjut terkait kondisi keselamatan transportasi di daerah tersebut. Petugas medis dan kepolisian tetap berupaya maksimal untuk menemukan penyebab pasti insiden. Selain itu, keluarga korban dan warga sekitar mengungkapkan rasa sedih dan kehilangan atas kejadian maut ini.

Leave a Comment