Fitri Salhuteru Larang Doktif Libatkan Kartika Putri dalam Permasalahan dengan Dokter Richard Lee
Facing Challenges – Perkelahian antara pengusaha Fitri Salhuteru dengan Dokter Detektif (Doktif) semakin memuncak. Perseteruan ini mulai terpicu ketika Fitri menuduh dr. Samira Farahnaz, yang dikenal sebagai Doktif, menjadi penyebab kekacauan dalam bisnis produk perawatan kulit alias skincare. Tidak hanya itu, Fitri pun memutuskan untuk memberikan peringatan langsung kepada Doktif yang terbukti mengaitkan nama aktris Kartika Putri dalam kontroversi yang sedang berlangsung antara dokter tersebut dengan Dokter Richard Lee (DRL).
Konflik yang Memanas
Perseteruan antara Fitri Salhuteru dan Doktif kini semakin memanas. Sebelumnya, Doktif telah mengajukan laporan ke Polda Metro Jaya, Jakarta, terkait dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang melibatkan Richard Lee. Laporan tersebut diumumkan pada 2 Desember 2024 lalu. Namun, dalam prosesnya, Doktif sempat menyebutkan nama Kartika Putri sebagai salah satu pihak yang terlibat dalam perseteruan lama dengan dokter tersebut. Hal ini membuat Fitri mengambil langkah tegas untuk mengungkap keberatan Kartika terhadap peran nama beliau dalam konflik tersebut.
“Di bawah langit Bali, entah berapa lama aku telpon, mati telpon lagi. Aku ngobrol dengan Mbak Kartika Putri,” terang Fitri Salhuteru dalam keterangan unggahan di Instagram pribadinya, dikutip Tribunnews, Minggu (10/5/2026).
Menurut pernyataan Fitri, Kartika Putri merasa tidak nyaman ketika namanya dijadikan bahan pembicaraan oleh Doktif dalam permasalahan dengan Richard Lee. “Tapi poin yang harus aku garis bawahi di sini adalah. Beliau (Kartika) keberatan kalau si Samira ini selalu mention nama beliau di dalam keonaran yang terjadi terutama urusan keonaran pelaporan terhadap DRL,” sambungnya.
Fitri Salhuteru, yang juga istri dari pengusaha Cencen Kurinawan, mengungkapkan bahwa Kartika Putri tidak ingin lagi terlibat dalam masalah yang melibatkan Doktif dan Richard Lee. Ia menjelaskan bahwa Kartika merasa nama baiknya terganggu akibat ulasan Richard Lee terhadap salah satu produk skincare yang pernah ia promosikan. Konflik tersebut berawal dari ketidakpuasan Kartika atas bahan-bahan yang digunakan dalam produk tersebut, yang ia anggap tidak aman.
Perseteruan Awal
Konflik antara Kartika Putri dan Richard Lee bermula dari ulasan yang diberikan oleh Richard Lee terhadap produk skincare tertentu. Ia menyebut produk itu mengandung bahan-bahan yang kurang ramah untuk kulit. Sebagai akibatnya, Kartika Putri, yang sebelumnya mempromosikan produk tersebut, merasa nama baiknya tercemar dan mengajukan laporan ke polisi pada bulan Agustus 2021 lalu.
Dalam rangkaian peristiwa ini, Fitri Salhuteru memperkuat posisinya dengan mengunggah bukti tangkapan layar obrolan pribadinya dengan Kartika Putri. Ia menyebut bahwa dalam percakapan tersebut, Kartika secara jelas menyatakan ketidaksetujuannya terhadap aksi Doktif yang terus-menerus mengaitkan namanya dalam permasalahan dengan Richard Lee. “Nah ini aku tegaskan ya, kalau si Samira selalu menyebut nama beliau, dia tidak izinkan karena dia gak mau tau dan aku meyakini karena beliau sudah hijrahnya MasyaAllah banget udah gak peduli lagi dengan urusan-urusan duniawi yang apalagi yang ribut-ribut begini,” beber Fitri.
Fitri menekankan bahwa Kartika Putri tidak ingin lagi terlibat dalam drama yang menimpa Doktif dan Richard Lee. Ia menyebut bahwa perseteruan ini berdampak negatif pada reputasi Kartika, terutama setelah beberapa waktu lalu Doktif mengungkapkan perseteruan lawas antara aktris tersebut dengan Richard Lee. “Nih Samira, kau dengar, kalau kau gak percaya tanya ke Mbak Karput ya, gak diizinkan komen sama dia, paham kaw?” tukasnya.
Langkah Tegas dari Fitri
Dalam upaya menenangkan situasi, Fitri Salhuteru juga memberikan nasihat khusus kepada Nikita Mirzani, yang sebelumnya terlibat dalam konflik dengan Reza Gladys. Meski tidak secara langsung menyebutkan Nikita, ia menegaskan bahwa Doktif harus berhenti membawa nama Kartika Putri dalam konteks ini. Fitri menganggap bahwa Doktif terlalu sering mengaitkan Kartika dalam masalah yang ia anggap tidak relevan.
Selain itu, Fitri Salhuteru juga hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (13/8/2024). Hadirnya ia di sana menunjukkan bahwa permasalahan antara dirinya dan Doktif belum selesai. Ia berharap melalui langkah ini, semua pihak bisa kembali tenang dan fokus pada isu yang sebenarnya. Dalam kesempatan tersebut, Fitri menyatakan bahwa ia yakin Kartika Putri tidak akan lagi terlibat dalam konflik ini, karena ia sudah memutuskan untuk hijrah dari kehidupan duniawi.
Keberatan Kartika Putri terhadap aksi Doktif juga diungkapkan oleh pihak keluarga. Fitri menyebut bahwa Kartika tidak hanya keberatan terhadap penyebaran nama beliau, tetapi juga menganggap bahwa Doktif terus-menerus memperumit situasi dengan mengaitkan Kartika dalam masalah yang semakin memanas. Ini menunjukkan bahwa perseteruan antara kedua belah pihak tidak hanya melibatkan profesionalisme, tetapi juga dampak pribadi yang cukup besar.
Sebagai aktris yang juga istri dari pendakwah Usman bin Yahya, Kartika Putri kerap menjadi pusat perhatian. Namun, dalam kasus ini, ia memilih untuk melibatkan diri secara aktif, menunjukkan bahwa ia tidak hanya diam menonton, tetapi juga berusaha memperbaiki situasi. Fitri Salhuteru berharap dengan adanya bukti obrolan tersebut, semua pihak bisa melihat bahwa Kartika sudah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap tindakan Doktif.
Permasalahan ini juga menunjukkan bagaimana kehidupan duniawi dan kehidupan rohani bisa saling terkait. Dalam percakapannya, Fitri menekankan bahwa Kartika sudah memilih untuk fokus pada hal-hal yang lebih bermakna, seperti kehidupan spiritual. Ia berharap bahwa dengan adanya penjelasan ini, Doktif bisa memahami bahwa Kartika tidak ingin lagi dikaitkan dalam kontroversi yang terus-menerus terjadi.
Para penggemar dan pengikut media sosial pun mulai memperhatikan perseteruan ini. Banyak yang menilai bahwa Fitri Salhuteru berusaha menjaga reputasi Kartika Putri dengan memberikan bukti langsung. Hal ini menunjukkan bahwa perseteruan antara Fitri dan Doktif tidak hanya sekadar konflik bisnis, tetapi juga berkembang menjadi pertarungan reputasi di ranah publik.
Dalam beberapa hari terakhir, Fitri Salhuteru terus aktif dalam menyampaikan pandangan pihaknya. Ia menegaskan bahwa Kartika Putri telah melakukan percakapan dengan Doktif dan menolak untuk terus menjadi bahan pembicaraan dalam kasus ini. Dengan pernyataan tersebut, Fitri berharap dapat memberikan peringatan kepada Doktif agar tidak terus-menerus mengaitkan Kartika dalam masalah yang ia anggap tidak penting.