Nasional

What Happened During: Mabes TNI Sembelih 20 Ekor Sapi dari Panglima TNI Hingga Kapolri

Event Terkini: Mabes TNI Sembelih 20 Ekor Sapi dalam Upacara Kurban di Masjid Panglima Soedirman What Happened During memperoleh perhatian publik setelah

Desk Nasional
Published Mei 27, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Event Terkini: Mabes TNI Sembelih 20 Ekor Sapi dalam Upacara Kurban di Masjid Panglima Soedirman

What Happened During memperoleh perhatian publik setelah Mabes TNI mengadakan acara penyembelihan 20 ekor sapi sebagai bagian dari ibadah kurban Idul Adha 1447 H/2026 M. Acara ini berlangsung di Masjid Panglima Soedirman, Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (27/5/2026), yang dihadiri oleh prajurit TNI, pegawai negeri sipil, serta warga sekitar. Aktivitas penyembelihan sapi menjadi pusat perhatian, menunjukkan komitmen para pejabat militer dan kepolisian dalam merayakan tradisi keagamaan secara bersamaan.

Tata Cara dan Pesan Kebersamaan dalam Upacara Kurban

Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan Salat Idul Adha, yang dilakukan secara khusus oleh para peserta, sebelum dilanjutkan dengan proses penyembelihan sapi. Kolonel Inf Mahfuri SAg, yang bertindak sebagai khatib, memberikan khutbah dengan tema “Iduladha Momentum Untuk Mempererat Ukhuwah,” menekankan bahwa qurban bukan hanya ritual, tetapi juga simbol kebersamaan dan kasih sayang antar sesama. “What Happened During menyiratkan bagaimana kebersamaan dalam masyarakat bisa dipupuk melalui tradisi yang sudah diwariskan sejak zaman dahulu,” tambah Mahfuri dalam keterangan resmi Puspen TNI.

Para pejabat TNI dan kepolisian, termasuk Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon, serta pejabat Mabes TNI lainnya, secara aktif terlibat dalam proses penyembelihan. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan masyarakat umum yang turut berpartisipasi, baik sebagai penonton maupun sebagai penerima daging kurban. Proses ini memperlihatkan sinergi antara institusi militer dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan.

Signifikansi Qurban dalam Penguatan Persatuan

Upacara kurban di Mabes TNI menjadi contoh nyata bagaimana kegiatan keagamaan bisa menjadi sarana memperkuat rasa persatuan dan kegotongroyongan. Dalam khutbahnya, Mahfuri menekankan bahwa nilai-nilai ukhuwah Islamiyah perlu dipertahankan agar terwujud kebersamaan yang lebih solid. “What Happened During ini menunjukkan komitmen bersama untuk merayakan hari raya besar dengan harmonisasi antar elemen masyarakat,” kata Mahfuri, yang memberikan pesan moral kepada peserta acara.

Acara ini juga menarik perhatian karena menyajikan pengalaman langsung dari pejabat tinggi TNI dan Kapolri. Proses penyembelihan dilakukan secara rapi dan terorganisir, dengan penekanan pada kebersihan dan ketelitian. Setelah itu, daging hasil qurban dibagikan kepada para prajurit, pegawai, dan warga sekitar, sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial. “What Happened During menunjukkan bagaimana tradisi bisa menjadi jembatan antara institusi dan masyarakat,” imbuh Mahfuri.

Kemudahan Digital dalam Penyembelihan Kurban

Pada kesempatan ini, Rumah Zakat dan Tribun Booking memberikan dukungan dengan menyediakan kemudahan dalam penyembelihan qurban secara digital. Sistem ini memungkinkan masyarakat untuk memilih dananya serta mendistribusikan hasil kurban ke lokasi yang lebih luas. “What Happened During tidak hanya berfokus pada ritual, tetapi juga pada aksesibilitas dan kesadaran sosial,” jelas perwakilan Rumah Zakat. Proses digital ini diharapkan meningkatkan partisipasi lebih luas dalam kegiatan keagamaan.

Acara penyembelihan sapi di Mabes TNI menunjukkan upaya penguatan nilai-nilai sosial dan spiritual dalam lingkungan militer. Selain sebagai bentuk ibadah, qurban juga menjadi sarana mempererat hubungan antara para pejabat dan jajaran prajurit, sekaligus meningkatkan rasa tanggung jawab sosial. “What Happened During adalah contoh bagaimana kegiatan kecil bisa menghasilkan dampak besar dalam masyarakat,” pungkas Mahfuri. Dengan adanya kerja sama antara institusi dan lembaga zakat, qurban menjadi lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat luas.

Leave a Comment